iNews Game Sport – Pembalap MotoGP asal Italia, Marco Bezzecchi, mengalami hari yang berat setelah terjatuh dua kali dalam satu rangkaian sesi di akhir pekan balapan. Insiden tersebut terjadi ketika ia berusaha menemukan setelan terbaik demi meningkatkan performa di lintasan. Meski tidak mengalami cedera serius, kejadian itu memengaruhi catatan waktunya serta posisi awal yang diraih untuk balapan utama.1
Insiden Pertama: Kehilangan Grip di Tikungan Cepat
Kecelakaan pertama terjadi saat Bezzecchi mencoba memperbaiki waktu putaran dengan kombinasi ban yang berbeda. Saat memasuki tikungan cepat, bagian depan motornya kehilangan cengkeraman sehingga ia tak mampu mempertahankan keseimbangan. Motor tergelincir dan ia pun terjatuh. Beruntung, ia dapat kembali ke paddock tanpa masalah fisik berarti, meski motornya mengalami kerusakan yang memerlukan perbaikan cepat dari tim teknis.
Insiden Kedua: Traksi Belakang Tak Stabil
Beberapa jam setelah insiden pertama, Bezzecchi kembali mengalami kecelakaan. Kali ini, ia kehilangan traksi ban belakang ketika mencoba berakselerasi keluar dari tikungan. Perubahan suhu lintasan yang cukup signifikan membuat karakter ban sulit diprediksi. Ia mengakui bahwa dorongan untuk memaksimalkan performa membuatnya mengambil risiko lebih besar, yang akhirnya berujung pada kesalahan kecil namun berdampak besar.
Evaluasi dan Tekad Bangkit
Dalam pengakuannya kepada media, Bezzecchi menjelaskan bahwa dua kecelakaan tersebut menjadi pelajaran penting. Ia menilai batas performa di MotoGP sangat tipis, sehingga sedikit perubahan setelan atau kesalahan membaca kondisi lintasan dapat berujung fatal. Bersama tim, ia langsung melakukan analisis data untuk memahami penyebab pasti insiden tersebut.
Meski hasil hari itu tidak sesuai harapan, Bezzecchi menegaskan bahwa kecepatan dasar motornya tetap kompetitif. Ia optimistis bisa bangkit dan tampil lebih konsisten pada sesi berikutnya. Baginya, pengalaman jatuh dua kali dalam sehari bukan akhir dari segalanya, melainkan bagian dari proses untuk menjadi lebih kuat dan siap bersaing di level tertinggi.

