iNews Game Sport – Legenda MotoGP, Marc Marquez, kembali menjadi sorotan setelah mengalami insiden jatuh pada balapan MotoGP Amerika Serikat (AS) 2025 di Circuit of The Americas (COTA). Banyak yang menilai kecelakaan ini akibat gaya balap Marquez yang di kenal agresif dan terlalu percaya diri. Namun, sang pembalap menegaskan bahwa insiden tersebut bukan karena kepercayaan diri yang berlebihan, melainkan faktor teknis yang sulit di kendalikan.1
Bukan Kali Pertama Jatuh di COTA
Marquez memang di kenal sebagai “King of COTA” karena dominasinya di sirkuit ini selama bertahun-tahun. Namun, beberapa musim terakhir memperlihatkan bahwa COTA bukan lagi wilayah kekuasaan mutlaknya. Pada balapan kali ini, Marc Marquez terlihat tampil kompetitif sejak sesi latihan hingga awal balapan. Ia sempat bersaing ketat dengan Francesco Bagnaia dan Jorge Martin di barisan depan.
Sayangnya, pada lap ke-12, Marquez kehilangan grip ban depan saat melewati tikungan ke-11. Motor RC213V yang di kendarainya langsung terpelanting keluar lintasan dan membuatnya gagal melanjutkan balapan. Momen ini langsung mengundang perbincangan hangat di paddock dan media sosial.
Marquez Jelaskan Penyebab Jatuh
Dalam sesi konferensi pers usai balapan, Marquez menegaskan bahwa insiden ini bukan akibat diri nya terlalu memaksakan diri. “Bukan karena saya terlalu percaya diri. Saya sudah mengikuti feeling motor dan strategi balapan dengan baik, tapi ada sesuatu pada bagian depan motor yang membuat saya kehilangan kendali,” ujar Marquez.
Ia juga menyebut bahwa kondisi lintasan yang sedikit berubah akibat angin dan temperatur turut mempengaruhi performa ban. “Saya tidak mau cari alasan, tapi memang motor hari ini sedikit sulit di tebak,” tambahnya.
Fokus ke Balapan Berikutnya
Walaupun kecewa dengan hasil di MotoGP AS 2025, Marquez tetap optimistis menatap seri berikutnya. Pembalap Gresini Racing ini menegaskan akan bekerja sama dengan timnya untuk menganalisis data dan memperbaiki kelemahan motornya. Ia pun berjanji akan tampil lebih kuat pada seri Eropa yang akan segera di mulai. “Ini bukan akhir dunia. Kami akan kembali lebih baik. Musim masih panjang,” tutup Marquez dengan senyum khasnya.